Seiring detik‑detik bergulir, Veronicaa merasakan aliran energi yang mengalir kembali ke tubuhnya. Rasa sakit perlahan mereda, digantikan oleh rasa hangat kebanggaan. Ia menyadari, meski “crot” masih ada, hatinya tetap “bisa lanjut”.

Di antara kerumunan yang menoleh, seorang penjual bakso menepuk bahunya dan berkata,

Kata “ewe” dalam bahasa Jawa berarti “terkena” atau “terjepit”. Veronicaa mengangguk, menahan napas, dan menatap luka kecil yang berwarna merah kehitaman di lututnya.