Ketika segalanya terasa gelap, Grant mendengar kabar bahwa dewan sekolah berencana memecatnya karena prestasi buruk tim. Di ambang kehancuran, Grant memutuskan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya: . Ia tidak lagi berfokus pada strategi menang atau kalah, tetapi ia mengajak para pemainnya untuk memuliakan Tuhan melalui setiap gerakan mereka di lapangan.
Pada awalnya, film ini tampak seperti drama olahraga biasa tentang seorang pelatih underdog yang berjuang membalikkan keadaan. Namun, titik balik terjadi ketika Grant Taylor menyadari bahwa selama ini ia telah mencoba mengatasi masalahnya dengan kekuatannya sendiri. Ia merasa terpojok dan takut akan kegagalan. Nonton Film Facing The Giant
Bagi para pencinta film bergenre drama inspirasi dan religi, mencari tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga "menggugah" sering kali terasa seperti upaya menemukan jarum di tumpukan jerami. Di sinilah kata kunci menjadi semakin populer di mesin pencari, terutama di Indonesia. Film yang dirilis pada tahun 2006 ini bukanlah film dengan anggaran besar layaknya produksi Hollywood pada umumnya, tetapi dampaknya begitu masif hingga menjangkau berbagai generasi lintas negara. Ketika segalanya terasa gelap, Grant mendengar kabar bahwa
Jika dilihat sekilas, film yang diproduksi oleh Sherwood Pictures (dibantu oleh jemaat Gereja Sherwood Baptist) ini mungkin terlihat "kaku" secara teknis dibandingkan film sekelas Remember the Titans . Namun, kesederhanaan justru menjadi kekuatan utamanya. Berikut alasan mengapa Anda wajib meluangkan waktu untuk : Pada awalnya, film ini tampak seperti drama olahraga
Siapkan tisu, duduklah bersama keluarga, dan biarkan cerita tentang pelatih dari Shiloh ini mengajarkan Anda bahwa ketika Anda menghadapi raksasa, Anda tidak perlu melawannya sendirian.
Ketika segalanya terasa gelap, Grant mendengar kabar bahwa dewan sekolah berencana memecatnya karena prestasi buruk tim. Di ambang kehancuran, Grant memutuskan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya: . Ia tidak lagi berfokus pada strategi menang atau kalah, tetapi ia mengajak para pemainnya untuk memuliakan Tuhan melalui setiap gerakan mereka di lapangan.
Pada awalnya, film ini tampak seperti drama olahraga biasa tentang seorang pelatih underdog yang berjuang membalikkan keadaan. Namun, titik balik terjadi ketika Grant Taylor menyadari bahwa selama ini ia telah mencoba mengatasi masalahnya dengan kekuatannya sendiri. Ia merasa terpojok dan takut akan kegagalan.
Bagi para pencinta film bergenre drama inspirasi dan religi, mencari tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga "menggugah" sering kali terasa seperti upaya menemukan jarum di tumpukan jerami. Di sinilah kata kunci menjadi semakin populer di mesin pencari, terutama di Indonesia. Film yang dirilis pada tahun 2006 ini bukanlah film dengan anggaran besar layaknya produksi Hollywood pada umumnya, tetapi dampaknya begitu masif hingga menjangkau berbagai generasi lintas negara.
Jika dilihat sekilas, film yang diproduksi oleh Sherwood Pictures (dibantu oleh jemaat Gereja Sherwood Baptist) ini mungkin terlihat "kaku" secara teknis dibandingkan film sekelas Remember the Titans . Namun, kesederhanaan justru menjadi kekuatan utamanya. Berikut alasan mengapa Anda wajib meluangkan waktu untuk :
Siapkan tisu, duduklah bersama keluarga, dan biarkan cerita tentang pelatih dari Shiloh ini mengajarkan Anda bahwa ketika Anda menghadapi raksasa, Anda tidak perlu melawannya sendirian.