Holiday Hours: 12/24 8 a.m.- 1 p.m. 12/25 closed

Tan Malaka Dari Penjara Ke Penjara !!install!!

Secara harfiah, Tan Malaka belum mendekam di penjara fisik pada awal 1920-an, tetapi ia masuk dalam "penjara politik." Setelah menjadi guru di perkebunan tebu Deli (Sumatera Utara), ia menyaksikan secara langsung eksploitasi buruh kontrak. Tulisannya yang keras di koran Sinar Hindia memicu kemarahan pejabat kolonial. Alih-alih ditangkap, ia "dibuang secara administratif": hak mengajarnya dicabut, dan ia harus meninggalkan Indonesia.